Rabu, 04 Mei 2022

Mengalahkan Maksiat

๐Ÿ“๐Ÿ’ฆ☝๐ŸปAKIBAT KURANGNYA PENGAGUNGAN TERHADAP ALLAH

๐ŸŽ™️ Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan,

"ูˆู„ูˆ ุชู…ูƒู† ูˆู‚ุงุฑ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนุธู…ุชู‡ ููŠ ู‚ู„ุจ ุงู„ุนุจุฏ ู„ู…ุง ุชุฌุฑุฃ ุนู„ู‰ ู…ุนุงุตูŠู‡."

"Kalau seandainya kebesaran Allah Ta'ala dan keagungan-Nya tertancap dalam kalbu seorang hamba, niscaya dia tidak akan berani melakukan kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah Ta'ala."

๐Ÿ““ Ad-Daau Wad Dawa' 170

#nasehat #pengagungan

๐Ÿ–ฅ Kunjungi website kami
https://salafytemanggung.com

•••┈••••○❁๐ŸŒป❁○••••┈•••

๐ŸŒ๐Ÿ“ฒ Join Channel Ⓚ①Ⓣ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera  bergabung

https://t.me/KajianIslamTemanggung

๐Ÿ“ป๐Ÿ“ก Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Kamis, 28 April 2022

Ayah

(111)

Seorang Ayah Yang Tengah Berjihad

Sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H. Malam ke-25 tepatnya.

Ada seorang ayah, bahkan banyak dan bukan seorang, yang kini sedang berpikir berat. Dalam hitungan hari ke depan, ada banyak biaya yang mesti dikeluarkan.

Iya...

Waktu masuk pondok anak-anaknya sudah dekat. Biaya transportasi saja sudah menjadi beban pikiran.

Belum lagi anaknya yang dinyatakan diterima sebagai santri asrama. Ada beberapa alokasi biaya yang mau tak mau harus dipenuhi.

Bukan ratusan ribu. Bahkan, gaji 2 atau 3 bulan standart UMR nya belum tentu cukup. Apalagi jika anaknya tak hanya satu. Dua, tiga, atau lebih dari itu.

Wahai, ayah....

1. Jangan lupa! Malam-malam ini adalah malam-malam istimewa. Jangan lewatkan sia-sia begitu saja!

Berdoalah! Sungguh, Allah maha mendengar dan maha mengabulkan doa.

Berdoalah layaknya anak kecil yang menangis meraung-raung agar keinginannya terkabul. Berdoalah bagai orang yang hampir tenggelam.

Sebut saja dalam pintamu, " Ya Allah, ya Hayyu ya Qayyum...hamba-Mu tak bisa berbuat apa-apa lagi. Tak bisa hamba berharap kepada makhluk. Hanya kepada-Mu ya Allah hamba bersandar. Kepada-Mu hamba bersimpuh. Tolonglah hamba. Anak-anak hamba hendak berthalabul ilmi namun kesulitan biaya. Ya Hayyu ya Qayyum perlihatkanlah keajaiban-keajaiban dari-Mu..."

Bulan Ramadhan adalah bulan doa!

ูˆَู‚َุงู„َ ุฑَุจُّูƒُู…ُ ุงุฏْุนُูˆู†ِูŠ ุฃَุณْุชَุฌِุจْ ู„َูƒُู…ْ

"Rabb kalian berkata, “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kukabulkan" (Ghafir : 60)

Angkatlah tanganmu bertengadah! Khusyuklah engkau meminta. Menangislah. Dalam suaramu yang lirih merintih, yakinlah bahwa Allah maha penyayang lagi maha dermawan.

2. Jangan lelah untuk melangkah mencari nafkah! Itulah jihadmu, wahai ayah.

Abdullah bin Al Mubarok (Shifatus Shofwah 4/375) menerangkan, " Tidak ada amalan yang bisa menandingi usaha menafkahi keluarga. Bahkan, jihad fii sabilillah sekalipun "

Jihad yang sifatnya sunnah maksudnya.

Abu Qilabah (Shifatus Shofwah 3/168) memotivasi : " Tidak ada orang yang lebih besar pahalanya dibandingkan seorang ayah yang menafkahi anak-anaknya yang masih kecil. Ia berusaha menjaga kehormatan dan mencukupi anak-anaknya"

Selalu saja ada waktu untuk mempersiapkan diri. Carilah peluang usaha walaupun kecil. Temukan celah nafkah meskipun sempit. Sebab, itulah jihadmu, wahai ayah!

Lelah itu jangan hiraukan! Letihmu abaikan saja!

Demi kebaikan anakmu, untuk thalabul ilmi anakmu, rela-relakanlah engkau bersusah payah! Tidak ada yang Allah sia-siakan.

Untuk kenyamanan anakmu thalabul ilmi, agar anakmu betah dan enjoy di pondoknya kelak, berikanlah apa yang ia mau. Asalkan syar'i. Selagi tidak melanggar aturan pondok. 

Jangan banyak berhitung! Tidak usah merasa eman. Sebab, anak yang saleh dan salehah adalah keuntungan yang terus mengalir. Walaupun orangtua telah meninggal dunia.

Thalabul ilmi memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Para Salaf sampai-sampai menjual tiang rumah, menjual baju yang masih dipakai, sampai habis-habisan, sampai mereka tak punya apa-apa. Untuk apa? Demi thalabul ilmi.

Wahai ayah yang sedang berjihad...bersabarlah karena ini hanya sesaat. Tidak lama lagi engkau akan menikmati hasilnya. Kesalehan anakmu akan membasuh lelahmu. Kebaikan mereka juga tergantung seberapa perjuanganmu.

Saya hanya bisa ikut mendoakan ; Semoga setiap ayah yang sedang berjihad untuk mempersiapkan anaknya masuk ke pondok, diberi kelapangan rejeki dan kelancaran.

Aamiiiin


Musholla Al Ilmu, Lendah, malam 25 Ramadhan 1443 H/27 April 2022

  t.me/anakmudadansalaf

Ibu Shalihah

Anak Muda Dan Salaf:
(112)

 Langkah Ibu Tak Kenal Lelah

Sudah beberapa referensi bacaan saya cari, literatur-literatur utama saya lacak, namun belum ketemu juga hingga kini. Jika ada pembaca yang berkenan berbagi, tentu saya sangat berterimakasih. 

Apa yang saya cari? Nama ibunda Imam Bukhari.

Literatur semacam Siyar A'lam karya Adz Dzahabi, Mukaddimah Fathul Baari karya Ibnu Hajar, dan Tahdzibul Kamal karya Al Mizzi, menyebutkan masa kecil Imam Bukhari yang mengalami kebutaan. 

Di sana digambarkan perjuangan seorang ibu yang hidup menjanda dengan anak laki-laki yang buta. Doa yang tidak putus-putus. Doa yang tulus. Doa seorang ibu agar anaknya dapat melihat secara normal. Doa yang Allah kabulkan. 

Ibunda Imam Bukhari adalah profil seorang ibu yang luar biasa, salehah, ahli ibadah, dan memiliki cita-cita besar. Walau namanya tidak dikenal, tetaplah beliau Ibu yang luar biasa.

Kenalkah dengan seorang ibu bernama Aliyah binti Syarik? Beliau adalah ibunda Imam Malik. Seorang ibu yang mensupport sepenuh jiwa untuk kebaikan anaknya. 

Al Qadhi Iyadh (Tartibul Madaarik 1/119) mencatat Aliyah sebagai ibu yang tegas dan teliti memperhatikan 2 hal pada anaknya; penampilan lahiriyah dan visi kehidupan.

“ Ibuku selalu merapikan sorbanku dan berpesan : Berangkatlah ke majlis Rabi'ah! Pelajarilah adab-adab beliau sebelum ilmunya”, Imam Malik bercerita untuk kita.

Pernahkah mendengar nama Fathimah bintu Asad? Ibunda Imam Syafi'i yang rela meninggalkan Gazza Palestina, kampung halamannya, setelah sang suami meninggal dunia. 

Beliau memilihkan Mekkah untuk anaknya agar pertumbuhan dan pendidikannya terjaga. Apalagi kakek-kakek Imam Syafi'i dari jalur ayah memang dari Mekkah.

Di bawah asuhan sang ibu yang menjanda, Imam Syafi'i dididik dengan ketat dan selektif. Di usia 7 tahun, beliau telah hafal Al Qur'an dibimbing sang ibu. Ilmu-ilmu agama lalu dipelajarinya. Hingga kemudian beliau menjadi seorang ulama besar.

Bagaimana dengan Imam Ahmad? Beliau pun tumbuh kembang sebagai anak yatim. Ayahnya seorang tentara meninggal dunia di usia muda. 

Ibunya yang bernama Shafiyyah bintu Maimunah memutuskan untuk tidak menikah lagi. Seluruh waktu dan perhatian dicurahkan untuk Imam Ahmad. 

Sejak kecil, Imam Ahmad telah menghafal Al Qur'an. Sang Ibu benar-benar memperhatikan dan fokus pada aspek-aspek ibadahnya. 

Sufyan ats Tsauri juga tumbuh berkembang dengan motivasi penuh dari ibunya. Al Jurjani (Tarikh Jurjan hal.449) membawakan riwayat berisikan pesan ibunda Sufyan, “Wahai anakku, berangkatlah thalabul ilmi. Biaya yang engkau perlukan, akan Ibu siapkan dari hasil menenun kain”

Ibunya juga berpesan, “ Wahai anakku, jika 10 hadis sudah engkau tulis, coba perhatikan! Apakah engkau merasa bertambah baik sikapmu, tenang dan bijak? Jika engkau tidak merasakan hal itu, sadarilah bahwa ilmumu malah memadharatkan dan tidak memberi manfaat”

Oleh sebab di atas, maka :

1. Peran seorang ibu sangatlah strategis. Arah hidup dan cara berpikir anak, banyak dipengaruhi oleh ibu. Faktanya, seorang ibu lah yang lebih dominan dalam mengenalkan mentalitas dan karakter kepada anak. Sebab, kebersamaan seorang ibu bersama anak lebih banyak dibandingkan seorang ayah. 

Coba evaluasi lagi, karakter positif atau negatif yang telah Anda tanamkan kepada anak, wahai Ibu?

2. Ibu yang salehah adalah ibu yang luar biasa. Ibadahnya menjadi tenaga ruhani dalam rumah tangga. Doa-doanya begitu dahsyat; tidak dapat diremehkan. 

Kata-kata seorang ibu, jangan diabaikan! Satu kata positif bisa membantu seorang anak menjadi tangguh dan sukses, sebagaimana satu kata negatif dapat berakibat hancurnya kehidupan anak. 

Coba pikirkan ulang, selama ini positif ataukah negatif kata-kata Anda, wahai Ibu?

3. Ibu yang hebat akan melahirkan anak yang hebat. Bagaimanakah ibu yang hebat itu? Silahkan dibaca lagi kisah-kisah para ibu di atas. 

Ibu yang hebat adalah ibu yang tegar, tangguh, kuat, tidak cengeng, tidak mau lemah menyerah dan tidak mau mengeluh. 

Ibu yang hebat adalah ibu yang selalu menanamkan cita-cita besar kepada anaknya. Dikenalkannya dengan visi-visi yang tinggi untuk masa depan.

Ibu yang hebat adalah ibu yang mendekatkan diri kepada Allah, berdoa tiada henti, dan terus bersandar kepada- Nya. Bagaimana dengan Anda, wahai Ibu?

4. Untukmu, wahai Suami. Jangan lelah untuk membimbing istri dan menghiburnya atas penat dan letihnya ia sebagai seorang ibu. 

Hargailah setiap tetes keringatnya. Apresiasilah setiap butir peluhnya. Berterimakasihlah kepadanya! Jangan lupa doakan, “ Ya Allah, jadikanlah istriku sebagai seorang istri dan ibu yang salehah”

5. Untukmu, wahai Anak. Ingat-ingatlah, tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk menyamai jasa dan pengorbanan seorang Ibu. Apapun yang engkau lakukan, semua yang bisa engkau berikan, bahkan dunia seisinya pun, belum bisa membalas satu linangan air mata seorang ibu. Jangan buat Ibumu menangis sedih!

6. Untukmu, Anak Muda! Carilah, temukan, dan pilihlah istri yang akan menjadi calon ibu yang luar biasa! Calon Ibu yang akan melahirkan anak-anak semacam Imam Malik, Imam Syafi'i, dan Imam Ahmad! 

Jangan pesimis, jangan kecil hati, dan jangan sampai berpikir, “ Apa mungkin bisa?”. Lupakah engkau bahwa rahmat Allah sangatlah luas, lalu kenapa engkau persempit?

7. Untukmu, Anak Muda! Calon Ibu yang istimewa itu, tidak bisa didapatkan melalui media-media sosial. Bukan dengan berkenalan dan berkomunikasi bebas tanpa batas di facebook, instagram, WA, atau media lainnya. Bukan mereka yang mengumbar aurat. Bukan mereka yang kurang rasa malu. 

Namun, bagaimana engkau memperoleh calon Ibu istimewa, sementara engkau sendiri bukan calon ayah yang baik? Engkau sendiri hidup dalam kepalsuan dengan akun dan identitas bohongan di media sosial. 

Untuk memperoleh kebaikan, jadilah orang baik sebelum itu!

 

Musholla Al Ilmu Lendah
Malam 26 Ramadhan 1443 H/27 April 2022

t.me/anakmudadansalaf

Kamis, 24 Februari 2022

Hari Jumat

1⃣9⃣ ✒๐Ÿ“š Fatawa Terkait Hari Jum'at

๐Ÿ“ MARI BERILMU SEBELUM BERAMAL DI HARI JUM'AT

1. Shalat Yang Paling Utama || http://forumsalafy.net/?p=7946√

2. Mari Berilmu Sebelum Beramal Di Hari Jum’at ||http://forumsalafy.net/?p=1388√

3. Hukum Menghadiri Shalat Jum’at Dan Shalat Jama’ah Bagi Musafir Apabila Sudah Tiba Di Sebuah Daerah Yang Dituju ||http://forumsalafy.net/?p=7653√

4. Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khothib Berdoa ||http://forumsalafy.net/?p=787√

5. Bolehkah Menjama’ Shalat Jum’at Dan Ashar || http://forumsalafy.net/?p=2652√

6. Bolehkah Puasa Arafah Jika Bertepatan Dengan Hari Jum’at ||http://forumsalafy.net/?p=6918√

7. Hukum Berdzikir Atau Bersholawat Atas Nabi Pada Saat Khutbah Jum’at Berlangsung || http://forumsalafy.net/?p=7662√

8. Apakah Meninggal Pada Hari Jum’at Termasuk Tanda Khusnul Khotimah? || http://forumsalafy.net/?p=7943√

9. Hukum Berdiri Menunggu Selesainya Adzan Pada Shalat Jum’at Kemudian Shalat Setelahnya ||http://forumsalafy.net/?p=8666√

10. Waktu Mustajab Pada Hari Jum’at ||http://forumsalafy.net/?p=8363√

11. Hukum Mengangkat Tangan Ketika Khothib Berdoa || http://forumsalafy.net/?p=787√

12. Kapan Seseorang dikatakan Mendapatkan Shalat Jum’at || http://forumsalafy.net/?p=10539√

13. Hukum Membaca Al Qur’an Dengan Pengeras Suara Sebelum Shalat Jum’at || http://forumsalafy.net/?p=10073√

14. Melaksanakan Shalat Jum’at Di Tempat Peribadahan Orang Kafir || http://forumsalafy.net/?p=11371√

15. Apakah Disyariatkan Mengikuti atau Menjawab Muadzin di Dalam Adzan Kedua pada Hari Jum’at || http://forumsalafy.net/?p=10776√

16. Amalan yang Afdhal Dikerjakan oleh Seorang yang Bersegera Datang Melaksanakan Sholat Jum’at || http://forumsalafy.net/?p=10649√

17. Mana Yang Lebih Utama: Duduk Di Ujung Shaf Pertama atau Di Tengah Shaf Kedua (Dihadapan Khatib) Pada Hari Jum’at? || http://forumsalafy.net/?p=8663√

18. Jika Sang Khatib Sakit di Pertengahan Khutbahnya dan Tidak Mampu Melaksanakan Shalat? || http://forumsalafy.net/?p=10788√

19. Bolehkah Seorang Khatib Minum Dan Bersiwak Di Tengah-tengah Khutbahnya? || http://forumsalafy.net/?p=11204√

๐ŸŒทWhatsApp Salafy Indonesia http://forumsalafy.net
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Kamis, 20 Januari 2022

Perbedaan Zuhud dan Wara

┏๐Ÿ“œ๐Ÿ“š๐Ÿ“–━━━━━━━━━━━━━┓
  *Majmu'ah Riyadhussalafiyyin*
┗━━━━━━━━━━━━━๐Ÿ“–๐Ÿ“š๐Ÿ“œ┛

๐Ÿ—“️ Jumat, 18 Jumadilakhir 1443 H / 21 Januari 2022 M

ุจุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…
----------------------------------------
๐‘‡๐‘’๐‘š๐‘Ž๐‘ก๐‘–๐‘˜
-----------

๐Ÿ’ฐ๐ŸŒ‚  ๐๐„๐‘๐๐„๐ƒ๐€๐€๐ ๐™๐”๐‡๐”๐ƒ ๐ƒ๐€๐ ๐–๐€๐‘๐€' 
แššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแššแšš

๐Ÿ“œ ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู…: "ูˆุงู„ูุฑู‚ ุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ูˆุฑุน: ุฃู†َّ ุงู„ุฒู‡ุฏ ุชุฑูƒ ู…ุง ู„ุง ูŠู†ูุน ููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ. ูˆุงู„ูˆุฑุน ุชุฑูƒ ู…ุง ูŠุฎุดู‰ ุถุฑุฑู‡ ููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ".
๐Ÿ“š【 ุงู„ููˆุงุฆุฏ / ูกูจูก 】
______________

๐Ÿ“ƒ *Al-Imฤm Ibnul Qayyim _rahimahullฤh_ berkata,*
"Sesungguhnya *Zuhud* yaitu seseorang meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya di negeri akhirat, sedangkan *Wara'* adalah seseorang meninggalkan apa-apa yang dikhawatirkan akan membahayakannya di negeri akhirat."
๐Ÿ“š *[ Al-Fawฤ'id, hal.181 ].*

๐Ÿ ูˆุงู„ุญู…ุฏู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนٰู„ู…ูŠู† ...

๐Ÿ–‹ Oleh: _al-Ustadz Abu Aufa Isma'il_ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

๐Ÿ“ฒ Yuk Kunjungi dan Ambil Faedahnya. Jangan Lupa Bagikan. Baarakallahu fiikum... 

๐Ÿ–ฅ️๐Ÿ“ฑ *Kunjungi*:
https://simpellink.com/mediadakwah_Riyadhussalafiyyin

Sabtu, 15 Januari 2022

Masuk Surga Karena Rahmat Allah

๐Ÿ“š๐Ÿ–Š๐Ÿ’Ž Hamba Masuk Surga karena Rahmat Allah


๐Ÿ’ก Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, beliau mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

ู„َู†ْ ูŠُุฏْุฎِู„َ ุฃَุญَุฏًุง ุนَู…َู„ُู‡ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ. ู‚َุงู„ُูˆุง: ูˆَู„َุง ุฃَู†ْุชَ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ؟ ู‚َุงู„َ: ู„َุง، ูˆَู„َุง ุฃَู†َุง، ุฅِู„َุง ุฃَู†ْ ูŠَุชَุบَู…َّุฏَู†ِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุจِูَุถْู„ِู‡ِ ูˆَุฑَุญْู…َุชِู‡ِ

“Amalan seseorang tidak akan memasukkan dirinya ke dalam janah.”

Para sahabat bertanya, “Tidak pula engkau, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Tidak pula aku. Hanya saja, Allah telah meliputiku dengan rahmat dan keutamaan dari-Nya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

๐ŸŒ https://asysyariah.com/proses-keluarnya-roh-dari-jasad/

๐Ÿ“ฒ https://t.me/asysyariah/1701

Sabtu, 08 Januari 2022

Doa

┏๐Ÿ“œ๐Ÿ“š๐Ÿ“–━━━━━━━━━━━━━┓
  *Majmu'ah Riyadhussalafiyyin*
┗━━━━━━━━━━━━━๐Ÿ“–๐Ÿ“š๐Ÿ“œ┛

๐Ÿ—“️ Ahad, 06 Jumadilakhir 1443 H / 09 Januari 2022 M

┈┉┅━━━•❖<>❖•━━━┅┉┈

ุจุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…
----------------------------------------
Tematik *( Yฤ Allah, janganlah Engkau menjadikan musibah yang menimpa kami mempengaruhi agama kami ).*
--------------
๐ŸŒˆ
*๐Ÿคฒ๐Ÿป DOA KAFARATUL MAJELIS*
┈┉┅━━━•❖•<>•❖•━━━┅┉┈

๐ŸŒพ Saudaraku yang mulia.

Di antara sekian doa kafaratul majelis yang sering dipanjatkan oleh baginda Nabi ๏ทบ; sebagaimana dalam suatu riwayat disebutkan,

๐Ÿ“œ ูˆุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง- ู‚ุงู„: ู‚َู„َّู…َุง ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ๏ทบ ูŠَู‚ُูˆู…ُ ู…ِู†ْ ู…َุฌْู„ِุณٍ ุญَุชَّู‰ ูŠَุฏْุนُูˆَ ุจِู‡َุคُู„ุงَุกِ ุงู„ุฏَّุนَูˆَุงุชِ: 

- (( ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุงู‚ْุณِู…ْ ู„َู†َุง ู…ِู†ْ ุฎَุดْูŠَุชِูƒَ ู…َุง ุชُุญَูˆِّู„ُ ุจِู‡ِ ุจَูŠْู†َู†َุง ูˆَุจَูŠْู†َ ู…َุนْุตِูŠَุชِูƒَ )).

- (( ูˆَู…ِู†ْ ุทَุงุนَุชِูƒَ ู…َุง ุชُุจَู„ِّุบُู†َุง ุจِู‡ِ ุฌَู†َّุชَูƒَ )).

- (( ูˆَู…ِู†َ ุงู„ูŠَู‚ِูŠْู†ِ ู…َุง ุชُู‡َูˆِّู†ُ ุจِู‡ِ ุนَู„َูŠْู†َุง ู…ุตุงุฆุจ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง )).

- (( ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ู…َุชِّุนْู†َุง ุจِุฃَุณْู…َุงุนِู†َุง ูˆَุฃَุจْุตَุงุฑِู†َุง ูˆَู‚ُูˆَّุชِู†َุง ู…َุง ุฃَุญْูŠَูŠْุชَู†َุง )).

- (( ูˆَุงุฌْุนَู„ْู‡ُ ุงู„ูˆَุงุฑِุซَ ู…ِู†َّุง )).

- (( ูˆَุงุฌْุนَู„ْ ุซَุฃْุฑَู†َุง ุนَู„َู‰ ู…َู†ْ ุธَู„َู…َู†َุง )).

- (( ูˆَุงู†ْุตُุฑْู†َุง ุนَู„َู‰ ู…َู†ْ ุนَุงุฏَุงู†َุง )).

- (( ูˆَู„ุงَ ุชَุฌْุนَู„ْ ู…ُุตِูŠุจَุชَู†َุง ูِูŠ ุฏِูŠู†ِู†َุง )).

- (( ูˆَู„ุงَ ุชَุฌْุนَู„ِ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุฃَูƒْุจَุฑَ ู‡َู…ِّู†َุง، ูˆَู„ุงَ ู…َุจْู„َุบَ ุนِู„ْู…ِู†َุง )).

- (( ูˆَู„ุงَ ุชُุณَู„ِّุทْ ุนَู„َูŠْู†َุง ู…َู†ْ ู„ุงَ ูŠَุฑْุญَู…ُู†َุง )).

๐Ÿ“– [[ ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ، ูˆู‚ุงู„: " ุญุฏูŠุซ ุญุณู† ", ( ูฃูฅู ูข ) ]].

๐Ÿ“– [[ ุงู„ู†ّุณุงุฆูŠ ููŠ " ุงู„ุณّู†ู† ุงู„ูƒุจุฑู‰ " ، ุฑู‚ู… ( ูกู ูขูฃูค ) ]].

๐Ÿ“– [[ ุงู„ุทุจุฑุงู†ูŠ ููŠ " ุงู„ุฏّุนุงุก " ، ุฑู‚ู… ( ูกูฉูกูก ) ]]

๐Ÿ‚๐Ÿ“š ูˆุญุณّู†ู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ููŠ:

◼️[[ " ุงู„ูƒู„ู… ุงู„ุทّูŠّุจ " ، ุฑู‚ู… ( ูขูขูฆ ) ]].

▪️ [[ " ุตุญูŠุญ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ " ، ุฑู‚ู… ( ูฃูฅู ูข ) ]].

┈┉┅━━━•❖๐Ÿ“—๐Ÿ€๐Ÿ“˜❖•━━━┅┉┈

 ๐Ÿ“œ Dari shahabat yang mulia Ibnu 'Umar radhiallฤhu'anhuma,  berkata, 
“Jarang sekali baginda Rasulullah ๏ทบ berdiri dari suatu majelis sehingga beliau berdoa dengan doa-doa ini untuk para sahabatnya,

"Ya Allah, berikanlah kepada kami rasa takut kepada-Mu yang menjadi penghalang di antara kami dari bermaksiat kepada-Mu."

"Dan ( berikanlah kami ) ketaatan kepada-Mu yang bisa menyampaikan kami kepada surga-Mu."

"Dan berikanlah kami keyakinan yang memudahkan kami untuk menghadapi musibah dunia."

"Ya Allah, berilah kami manfaat pada pendengaran kami, penglihatan kami, juga kekuatan kami, selagi kami masih hidup."

"Dan jadikanlah itu semua, tetap ada pada kami."

"Dan berikanlah balasan hukuman atas orang yang telah menzalimi kami."

"Dan bantulah kami terhadap orang-orang yang memusuhi kami."

"Dan janganlah Engkau timpakan musibah pada agama kami."

"Juga jangan Engkau jadikan dunia sebagai tujuan besar hidup kami, serta jangan Engkau jadikan pengetahuan kami hanyalah mengenai urusan dunia semata."

"Dan janganlah Engkau biarkan orang yang tidak mengasihi menguasai kami."

┈┉┅━━━•❖๐Ÿ“—๐ŸŒธ๐Ÿ“˜❖•━━━┅┉┈

๐Ÿ“– HR. At-Tirmidzi, no. ( 3502 ), dan beliau rahimahullฤh berkata, " *Derajat hadรฎts Hasan ".*

๐Ÿ“– HR. An-Nasฤ'i, dalam "As-Sunan Al-Kubrฤ". no. ( 10234 ).

๐Ÿ“– HR. Ath-Thabarฤni, dalam kitab: "Do'a", no. ( 1911 ).

๐ŸŒพ๐Ÿ“š Dihasankan oleh Al-Imฤm Al-Albฤni rahimahullฤh dalam kitab:

◼️ [[  "Al-Kalim Ath-Thayyib", no. 226 ]].

▪️[[ " Shahรฎh At-Tirmidzi", no. 3502 ]].

┈┉┅━━━•❖๐ŸŒธ๐Ÿ€๐ŸŒธ❖•━━━┅┉┈

☕ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนٰู„ู…ูŠู† ..

๐Ÿ–‹ Oleh: _al-Ustadz Abu Aufa Isma'il_ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

๐Ÿ“ฒ Yuk Kunjungi dan Ambil Faedahnya. Jangan Lupa Bagikan. Baarakallahu fiikum... 

๐Ÿ–ฅ️๐Ÿ“ฑ *Kunjungi*:
https://simpellink.com/mediadakwah_Riyadhussalafiyyin

Kamis, 30 Desember 2021

Syahwat dan Hawa Nafsu

๐Ÿ”—๐Ÿ”ฐ✋๐Ÿป⚠️ SYAHWAT DAN HAWA NAFSU YANG MENYESATKAN

✍๐Ÿป Dari Sahabat Abu Barzah radhiyallahu 'anhu, Nabi  ๏ทบ bersabda,

ุฅู†ّู…ุง ุฃَุฎْุดَู‰ ุนَู„َูŠูƒُู… ุดَู‡ูˆَุงุช ุงู„ุบَูŠ ููŠ ุจุทูˆู†ูƒู… ูˆูُุฑูˆุฌูƒู… ูˆู…ุถِู„َّุงุชِ ุงู„ู‡ูˆู‰.

"Sungguh, yang aku khawatirkan atas kalian adalah syahwat yang menyesatkan pada perut dan kemaluan kalian, serta hawa nafsu yang menyimpangkan."

๐Ÿ“š HR. Ahmad, Al-Bazzar, Ath-Thabarani, dan dishahihkan oleh Al-Allamah Al-Albani dalam Shahih Targhib no. 52

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž

Bahaya Bidah

⚠️๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”—๐Ÿ“ˆ BAHAYA KEBID'AHAN

✍๐Ÿป Dari Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ๏ทบ bersabda,

ุฅู†ّ ุงู„ู„ّٰู‡ ุญุฌุจ ุงู„ุชูˆุจุฉ ุนู† ูƒู„ ุตุงุญุจ ุจุฏุนุฉ ุญุชّู‰ ูŠุฏุน ุจุฏุนุชู‡.

"Sungguh, Allah menutup tobat dari seluruh pelaku bid'ah hingga ia meninggalkan kebid'ahannya."

๐Ÿ“š HR. Ath-Thabarani, dan dishahihkan oleh Al-Allamah Al-Albani dalam Shahih Targhib no. 54

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž

Memperbaiki batin

✋๐Ÿป๐Ÿ”—๐Ÿ“ข๐ŸŒพ MEMPERBAIKI KALBU, AMALAN, DAN KEIKHLASAN

✍๐Ÿป Sufyan bin Uyainah rahimahullah mengatakan, 

ูƒุงู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ููŠู…ุง ู…ุถู‰ ูŠูƒุชุจ ุจุนุถู‡ู… ุฅู„ู‰ ุจุนุถ ุจู‡ุคู„ุงุก ุงู„ูƒู„ู…ุงุช: ู…ู† ุฃุตู„ุญ ุณุฑูŠุฑุชู‡، ุฃุตู„ุญ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ุงู†ูŠุชู‡، ูˆู…ู† ุฃุตู„ุญ ู…ุง ุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ู„ู‡، ุฃุตู„ุญ ุงู„ู„ู‡ ู…ุง ุจูŠู†ู‡ ูˆุจูŠู† ุงู„ู†ุงุณ، ูˆู…ู† ุนู…ู„ ู„ุขุฎุฑุชู‡، ูƒูุงู‡ ุงู„ู„ู‡ ุฃู…ุฑ ุฏู†ูŠุงู‡. 
ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ุฃุจูŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ููŠ ูƒุชุงุจ ุงู„ุฅุฎู„ุงุต.

Dahulu, para ulama saling menuliskan di antara mereka dengan kata-kata berikut:

- Barang siapa memperbaiki batinnya, Allah pasti memperbaiki lahirnya. 
- Barang siapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, Allah akan perbaiki hubungannya dengan manusia.
- Barang siapa beramal untuk akhiratnya, Allah akan cukupkan urusan dunianya. 


๐Ÿ“š Kitabul Iman karya Ibnu Taimiyah hlm. 6

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž

Senin, 29 November 2021

Kasih Sayang Yang Sama Untuk Anak

┏ ๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š✍️ ━━━━━━━━━━━━━┓
       
http://t.me/galerikajianislamgombong 

┗━━━━━━━━━━━━━ ๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š✍️ ┛


…||﷽||...


๐ŸŽ๐Ÿšฆ๐Ÿก JIKA ORANG TUA LEBIH MENYUKAI SALAH SATU ANAKNYA, HENDAKNYA  SEBISA MUNGKIN MENYEMBUNYIKAN HAL ITU.

Syaikh Abdurrahman bin Naashir Bu As-Sa’di rahimahullah berkata :

๐Ÿ’ฌ Seyogyanya bagi (orang tua) jika dia lebih menyukai salah satu anaknya dari yang lainnya, 

hendaknya ia menyembunyikan hal itu sebisa mungkin. 

Untuk tidak melebihkan anaknya tadi dalam pemberian apapun, karena tuntutan cintanya tadi.


✅ Karena hal itu akan lebih mendekatkan kepada kesalihan anak-anaknya, dan baktinya mereka kepadanya dan kesatuan mereka.


Oleh karena itu... 
tatkala nampak pada 
saudara-saudara Yusuf 
kecintaan Ya’qub terhadap Yusuf
yang begitu kuat dan tidak sabarnya beliau, dan sibuknya Ya’qub dengan Yusuf sampai kurang perhatian terhadap saudara-saudaranya, 

maka mereka berupaya melakukan perkara yang buruk, 
yaitu ... 
memisahkan Yusuf 
dengan ayahnya.


๐Ÿ“‘ Fawaid Mustanbathah min Qishshati Yusuf 20.



https://t.me/ahlussunnahposo/6915

•┈┈•⊰✿ ❁ ๐Ÿ“š ๐Ÿ•Œ ๐Ÿ“š ❁ ✿⊱•┈┈•

Perihal Ibu

┏ ๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š✍️ ━━━━━━━━━━━━━┓
       
http://t.me/galerikajianislamgombong 

┗━━━━━━━━━━━━━ ๐Ÿ•Œ๐Ÿ“š✍️ ┛


…||﷽||...


๐ŸŽ™️๐ŸŒผ✔️KETIKA ULAMA BERBICARA PERIHAL IBUNDA

๐Ÿ“ฌ Berkata Al-Imam Adz-Dzahabi ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ :

๐ŸŒ‹๐Ÿ’จ Wahai orang yang menyia- nyiakan hak yang paling besar, yang menjauhkan diri dari berbakti kepada kedua orang tua, yang durhaka, yang melupakan salah satu kewajiban, yang lalai dari sesuatu yang ada di hadapan, sesungguhnya berbakti kepada kedua orang tua itu laksana hutang bagimu. 

๐Ÿ’ฆ ๐Ÿงฉ Sayang sekali kamu membayarnya dengan cara yang tidak baik, penuh noda aib. Kamu sendiri sibuk mencari surga, padahal ia bisa engkau dapatkan dengan perantara berbakti kepada ibumu.

๐Ÿผ๐ŸŒ— Ibumu yang telah mengandungmu selama sembilan bulan yang lamanya bagaikan sembilan kali berhaji. 

๐Ÿ›Œ๐Ÿงบ Ia yang dikala melahirkanmu menderita mempertaruhkan nyawa. Ia yang telah menyusuimu, menahan kantuk untukmu, memandikanmu dengan tangannya yang lembut, dan selalu mendahulukanmu untuk urusan makan. 

๐Ÿ’บ๐Ÿฉบ Ia yang pangkuannya telah menjadi tempat yang nyaman bagimu. Ia yang telah mencurahkan sepenuh kasih sayangnya kepadamu, jika kamu sakit atau tampak menderita niscaya ia berduka, bersedih dan menangis tiada batasnya. Ia pasti mengeluarkan semua yang dimilikinya demi mencarikan dokter untukmu. 

⏳๐Ÿšผ Ia yang seandainya diminta untuk memilih kehidupanmu atau kematiannya, pastilah ia teriakkan kehidupanmu dengan suara yang paling lantang. Betapa sering kamu mempergaulinya dengan akhlak yang tercela, namun ia tetap memohonkan taufiq bagimu dalam setiap doanya. Akan tetapi ketika kerentaan menghampirinya, dan ia membutuhkanmu, kamu menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berharga. 

๐Ÿฅ—๐Ÿฑ Ketika kamu kenyang oleh makanan dan minuman, ia dalam lapar dan dahaga. Kamu selalu mengedepankan keluarga dan anak-anakmu daripada berbuat baik kepadanya. Kamu telah melupakan semua upayanya. Urusannya kamu anggap sangat berat, padahal sebaliknya ia sangatlah ringan. 

๐Ÿช”๐Ÿ Umurnya kamu anggap teramat panjang, padahal sebenarnya pendek. Kamu mengasingkannya, padahal ia tidak mendapati penolong selain dirimu. Demikian ini, padahal Dzat Yang Maha Penolong telah melarangmu dari mengucapkan kata yang menyakitkannya dan menegurmu dengan teguran yang halus. Sungguh di dunia kamu akan mendapati sikap durhaka anakmu, dan di akhirat akan mendapati keadaan jauh dari Rabb semesta alam. 

๐Ÿ’ ๐Ÿ•‹ Dia menyerumu, untuk mengingatkanmu:

"Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya". [Al-Hajj: 10]

••Hak ibunda tak terhitung andai kau tahu itu pun kecil bagi dirinya••
••Berapa malam dilaluinya dengan segala rintihan dan keluhan dari bibirmu melahirkanmu sungguh beratnya hati terbang begitu serasa••
••Tangan lembutnya menepiskan segala aral dari dirimu••
••Pangkuannya menghantarkan semua mimpi-mimpi indahmu••
••Oleh keluh adumu rela ia gadaikan diri pun rela kau hisap seluruh sari••
••Kadang lapar menerpa tetapi ransumnya untukmu••
••Demi cinta dan kasih untukmu, si kecil nan manja••
••Sungguh celaka si berakal budak nafsunya••
••Pula si buta hati yang melek matanya••
••Apapun, berharaplah keluasan do’anya
Karena kau benar-benar membutuhkannya••

๐Ÿ“•Al-Kabaair Lil Imam Adz-Dzahabi hlm. 39



https://t.me/salafytegal/9282

•┈┈•⊰✿ ❁ ๐Ÿ“š ๐Ÿ•Œ ๐Ÿ“š ❁ ✿⊱•┈┈•

Jumat, 05 November 2021

Bagaimana bergaul

๐Ÿ“š SIKAP TERHADAP SESAMA MUSLIM


๐Ÿ“ Seseorang berkata kepada Umar bin Abdul Aziz rahimahullah,

ุงุฌْุนَู„ْ ูƒَุจِูŠุฑَ ุงู„ْู…ُุณْู„ِู…ِูŠู†َ ุนِู†ْุฏَูƒَ ุฃَุจًุง، ูˆَุตَุบِูŠุฑَู‡ُู…ُ ุงุจْู†ًุง، ูˆَุฃَูˆْุณَุทَู‡َู…ْ ุฃَุฎًุง، ูَุฃَูŠُّ ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุชُุญِุจُّ ุฃَู†ْ ุชُุณِูŠุกَ ุฅِู„َูŠْู‡ِ؟

“Anggaplah orang tua dari kalangan muslimin di sisi Anda sebagai bapak; jadikanlah yang masih muda di antara mereka sebagai anak; dan yang pertengahan umurnya sebagai saudara; maka siapakah di antara mereka yang Anda ingin berbuat buruk kepadanya?”

๐Ÿ“ Di antara ucapan Yahya bin Mu’adz ar-Razi rahimahullah,

ู„ِูŠَูƒُู†ْ ุญَุธُّ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ ู…ِู†ْูƒَ ุซَู„َุงุซุฉً: ุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชَู†ْูَุนْู‡ُ ูَู„ุง ุชَุถُุฑَّู‡ُ، ูˆَุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชُูَุฑِّุญْู‡ُ ูَู„ุงَ ุชُุบَู…ِّู‡ِ، ูˆَุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชَู…ْุฏَุญْู‡ُ ูَู„ุงَ ุชَุฐُู…َّู‡ُ

“Hendaknya seorang mukmin mendapati tiga hal ini dari Anda. 

1⃣ Jika Anda tidak bisa memberi manfaat kepadanya, janganlah memberinya mudarat; 

2⃣ jika Anda tidak mampu membuatnya gembira, janganlah membuatnya sedih; dan 

3⃣ jika Anda tidak memberi pujian kepadanya, janganlah mencelanya.”

๐Ÿ“– Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab al-Hanbali, hlm. 456

๐ŸŒ https://asysyariah.com/sikap-terhadap-sesama-muslim/

๐Ÿ“ฒ https://t.me/asysyariah